SELAMAT DATANG

bahan draft kuliah [statistik Pengukuran (versi2)]

Skala pengukuran ada 4 yaitu nominal, ordinal, interval dan ratio. Skala pengukuran dalam penelitian merupakan seperangkat aturan yang diperlukan untuk mengkuantitatifkan data dari pengukuran suatu variable. Dalam melakukan analisis statistik, perbedaan jenis data sangat berpengaruh terhadap pemilihan model atau alat uji statistik. Tidak sembarangan jenis data dapat digunakan oleh alat uji tertentu.
Okey, yuk kita bahas satu-satu tentang Skala nominal, ordinal, interval dan ratio

Skala Nominal
Pengukuran dengan skala nominal merupakan tingkat mengkategorikan, memberi nama dan menghitung fakta-fakta dari obyek yang diteliti. Dimana angka yang diberikan pada obyek hanya mempunyai arti sebagai label saja dan tidak menunjukkan tingkatan yang berarti.
Contoh : mengkategorikan pegawai pria dan wanita.
Skala nominal akan menghasilkan data yang disebut data nominal atau data diskrit, yaitu data yang diperoleh dari mengkategorikan, memberi nama dan menghitung fakta-fakta dari objek yang diobservasi.

Skala Ordinal
Skala (ukuran) ordinal adalah skala yang merupakan tingkat ukuran kedua, yang berjenjang sesuatu yang menjadi ‘lebih’ atau ‘kurang’ dari yang lainnya. Ukuran ini digunakan untuk mengurutkan objek dari yang terendah hingga tertinggi dan sebaliknya yang berarti peneliti sudah melakukan pengukuran terhadap variable yang diteliti.
Contoh : mengukur kejuaraan olah raga, prestasi kerja, senioritas pegawai.

kumpulan bahan statistik (versi 1)

SKALA PENGUKURAN
Ada empat tipe skala pengukuran dalam penelitian, yaitu nominal, ordinal,
interval dan ratio.
  1. 9.1       Nominal
Skala pengukuran nominal digunakan untuk mengklasifikasikan obyek, individual atau kelompok; sebagai contoh mengklasifikasi jenis kelamin, agama, pekerjaan, dan area geografis. Dalam mengidentifikasi hal-hal di atas digunakan angka-angka sebagai symbol. Apabila kita menggunakan skala pengukuran nominal, maka statistik non-parametrik digunakan untuk menganalisa datanya. Hasil analisa dipresentasikan dalam bentuk persentase. Sebagai contoh kita mengklaisfikasi variable jenis kelamin menjadi sebagai berikut: laki-laki kita beri simbol angka 1 dan wanita angka 2. Kita tidak dapat melakukan operasi arimatika dengan angka-angka tersebut, karena angka-angka tersebut hanya menunjukkan keberadaan atau ketidakadanya karaktersitik tertentu.
Contoh:
Jawaban pertanyaan berupa dua pilihan “ya” dan “tidak” yang bersifat kategorikal dapat diberi symbol angka-angka sebagai berikut: jawaban “ya” diberi angka 1 dan tidak diberi angka 2.
  1. 9.2      Ordinal
Skala pengukuran ordinal memberikan informasi tentang jumlah relatif karakteristik berbeda yang dimiliki oleh obyek atau individu tertentu. Tingkat pengukuran ini mempunyai informasi skala nominal ditambah dengan sarana peringkat relatif tertentu yang memberikan informasi apakah suatu obyek memiliki karakteristik yang lebih atau kurang tetapi bukan berapa banyak kekurangan dan kelebihannya.
Contoh:
Jawaban pertanyaan berupa peringkat misalnya: sangat tidak setuju, tidak setuju, netral, setuju dan sangat setuju dapat diberi symbol angka 1, 2,3,4 dan 5. Angka-angka ini hanya merupakan simbol peringkat,  tidak mengekspresikan jumlah.
  1. 9.3.      Interval
Skala interval mempunyai karakteristik seperti yang dimiliki oleh skala nominal dan ordinal dengan ditambah karakteristik lain, yaitu berupa adanya interval yang tetap. Dengan demikian peneliti dapat melihat besarnya perbedaan karaktersitik antara satu individu atau obyek dengan lainnya. Skala pengukuran interval benar-benar merupakan angka. Angka-angka yang digunakan dapat dipergunakan dapat dilakukan operasi aritmatika, misalnya dijumlahkan atau dikalikan. Untuk melakukan analisa, skala pengukuran ini menggunakan statistik parametric.



Statisitika

Jenis Data Menurut Cara Memperolehnya
1. Data Primer
Data primer adalah secara langsung diambil dari objek / obyek penelitian oleh peneliti perorangan maupun organisasi. Contoh : Mewawancarai langsung penonton bioskop 21 untuk meneliti preferensi konsumen bioskop.
2. Data Sekunder
Data sekunder adalah data yang didapat tidak secara langsung dari objek penelitian. Peneliti mendapatkan data yang sudah jadi yang dikumpulkan oleh pihak lain dengan berbagai cara atau metode baik secara komersial maupun non komersial. Contohnya adalah pada peneliti yang menggunakan data statistik hasil riset dari surat kabar atau majalah.
Macam-Macam Data Berdasarkan Sumber Data
1. Data Internal
Data internal adalah data yang menggambarkan situasi dan kondisi pada suatu organisasi secara internal. Misal : data keuangan, data pegawai, data produksi, dsb.
2. Data Eksternal
Data eksternal adalah data yang menggambarkan situasi serta kondisi yang ada di luar organisasi. Contohnya adalah data jumlah penggunaan suatu produk pada konsumen, tingkat preferensi pelanggan, persebaran penduduk, dan lain sebagainya.
Klasifikasi Dara Berdasarkan Jenis Datanya
1. Data Kuantitatif
Data kuantitatif adalah data yang dipaparkan dalam bentuk angka-angka. Misalnya adalah jumlah pembeli saat hari raya idul adha, tinggi badan siswa kelas 3 ips 2, dan lain-lain.
2. Data Kualitatif
Data kualitatif adalah data yang disajikan dalam bentuk kata-kata yang mengandung makna. Contohnya seperti persepsi konsumen terhadap botol air minum dalam kemasan, anggapan para ahli terhadap psikopat dan lain-lain.
Pembagian Jenis Data Berdasarkan Sifat Data
1. Data Diskrit
Data diskrit adalah data yang nilainya adalah bilangan asli. Contohnya adalah berat badan ibu-ibu pkk sumber ayu, nilai rupiah dari waktu ke waktu, dan lain-sebagainya.
2. Data Kontinyu
Data kontinyu adalah data yang nilainya ada pada suatu interval tertentu atau berada pada nilai yang satu ke nilai yang lainnya. Contohnya penggunaan kata sekitar, kurang lebih, kira-kira, dan sebagainya. Dinas pertanian daerah mengimpor bahan baku pabrik pupuk kurang lebih 850 ton.
Jenis-jenis Data Menurut Waktu Pengumpulannya
1. Data Cross Section
Data cross-section adalah data yang menunjukkan titik waktu tertentu. Contohnya laporan keuangan per 31 desember 2006, data pelanggan PT. angin ribut bulan mei 2004, dan lain sebagainya.
2. Data Time Series / Berkala
Data berkala adalah data yang datanya menggambarkan sesuatu dari waktu ke waktu atau periode secara historis. Contoh data time series adalah data perkembangan nilai tukar dollar amerika terhadap euro eropa dari tahun 2004 sampai 2006, jumlah pengikut jamaah nurdin m. top dan doktor azahari dari bulan ke bulan, 
Variabel = Pengelompokkan unsur data berdasarkan pada hubungan dengan file induk agar memiliki arti.

Cerita tentang dulu dari rasa ini (tak bisa kusesali)

ketika kita berharap untuk bisa mendapatkan sesuatu yang kita inginkan apa yang harus kita korbankan...dapatkah tanpa adanya pengorbanan. biasanya selalu sia-sia. berharap sesuatu untuk inginkan lebih bisa membuat sesuatu yang kita miliki akan menghilang.. harapan akan selalu ada meskipun kau tak pernah berharap dan ketika kau mati pun harapan selalu ada dan pasti akan mengiringi kehidupan...

ketika kau kehilangan kendali haruskah kau mengikuti semua keinginan nafsumu? puaskan segala inginmu? tak bisakah kita redakan hati dengan sesuatu yang menyejukan.. dengan semua sinar yhang bisa kau rasakan.. dengan cinta dan rasa kasih sayang...
seperti aku yang mencintai seseorang tetapi lalu saja membuatnya sakit hati dan terus dirundung rasa cemburu walaupun aku tak tahu apakah dia merasa memiliki diriku... tapi aku tahu aku sangat mencintainya.. ku selalu salah dalam mengambil langkah (menurutku).. biarlah waktu kini yang mengiringi mu.. aku akan pergi dengan semua rasa bersalahku.. ku yakin kau akan selalu ingat akan diriku...dan tak dapat kupungkiri aku selalu rindu padamu... walau hanya sekejap denganmu dengan tanpa ada kebahagiaan di matamu yang ketika itu selalu ingin berada di sampingku akan tetapi aku hanya bisa bilang "terimakasih telah pernah membuatku tersenyum" ku lepas kau bebas selepas burung yang terbang di alam bebas untuk mencari tenggeran kehidupan yang membuatmu bahagia.. dan buat ku tersenyum selalu..
 tak bisa kusesali lagi cerita tentang duu dari rasa ini..

Untukmu

MAAF

Kulihat langit ingin ku berlari bersama awan mengelilingi bumi
Kulihat bulan ingin ku berdiri bersama bintang menabur cahaya
Dahulu yang masih ceria hari yang telah lalu
Ingin ku melintasi ruang waktu mengenang masa itu

Kuingat
Kuserentak
ku melompat hari
apa yang ku cari
Apakah kebahagiaan?
Apakah kesedihan?
Apa yang ku cari apakah cinta?,
Apakah derita?
Dikala nanti dirimu mengerti
Jangan pernah kau dustai hati
Jangan pernah sakiti hati
Karena semua tak bisa dipungkiri


Kala mentari terbit
ku ingin cepat pergi menemui diri yang kucinta
sebagai penyejuk hati penenang rasa
Tapi … apakah kau tahu prasaan ku padamu
berjuta rasa ingin kuucap dalam kata
Tapi….
Ku tak bisa , Ku tak bisa
Hatiku membenciku baginya diriku hanya patung
Keinginannya tak selalu ku berikan
Untuk itu
Aku tak bisa
Tapi akan berusaha
Karena cinta tak dapat dipinta


Dalam hati…
Dalam angan…
Dalam rindu…
dalam syahdu…
Namamu selalu termagu,
Tahukah kamu hatiku kamu..
Tahukah aku hatimu aku
Tak sepengetahuanku
dalam senyumu….
Dalam gerakmu…
Dalam budimu…
Dalam langkahku….
Dalam lidah ku…
Aku memujamu..
Tapi aku tak mengerti
Apa dihatimu…
Tahukah aku

Mentari kembali memancarkan cahayanya
Berangkat dari kelam menuju terang
Mungkinkah hari ini terang sampai nanti
Ingin hari kembali cerah,
Hari ini ingin kuungkapkan
Hati tak karuan
Pikiran hilang
Melayang…..
Terbawa angan
Ingatan tertuju pada wajahmu….
Mentari alangkah indah cahayamu
Memberi kehidupan…
Memberi kehangatan…


Indah pribadimu sopan tutur katamu baik akhlakmu sungguh …. Kau insan sempurna dihatiku kau beri warna hari-hariku kau hadir dalam setiap mimpiku sunguh ….. aku jatuh hati padamu kuingin kau selalu disisiku ku ingin kau datang dalam suka duka ku sunguuh ….. ku dambakan kau menjadi pendamping hidupku capailah semua mimpimu capailah semua citamu sunguh …, aku kan sabar menunggumu


Bersamamu ….. indah tak pernah terlintas dalam benakku hari-hari begitu mampesona hingga tak ada waktu melepasmu …..
Egois … berpikir memilikimu seutuhnya tak boleh ada hati lain untuk singgah bingung entah kapan rassa ini mulai ada menjadi beban jiwa merana…..
Baiklah .. rasa ini kupendam saja sampai mati kisah ini biar berakhir disini ku rela melepasmu pergi meski teriris hati, kau tak perlu lagi peduli, kan kucari jalan keluar sendiri ku bebaskan dikau sebebas merpati ku rela iklaskan semua belalu pergi….
Maaf… terlalu sering menyakitimu telah banyak noda yang kutinggalkan di hatimu semoga maafmu senantiasa tersisa untuku.

Kehampaan

Kehampaan

Kumerasa
Tak ada
Pandangan
Hampa
Kemana
Bayangan
Jauh
Dari
Hatiku
Flag Counter